Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mubtada Khobar : Pengertian, Pembagian dan Contohnya

  Mubtada Khobar

Secara bahasa, mubtada berarti “permulaan” sedangkan khabar berarti “berita”. Sedangkan pengertian mubtada dan khabar menurut pengertian ilmu nahwu adalah sebagai berikut :


Mubatda

Mubatada adalah isim marfu’ (yang i’rabnya dirafa’kan) dimana ia terbebas dari amil (faktor atau yang mengharuskan seuatu) lafdzi. ‘Amil itu sendiri ada 2 macam, yaitu amil afdzi dan amil maknawi. Amil lafdzi ialah amil yang bisa diucapkan dengan lisan dan nampak terlihat lafadznya, sedangkan ‘amil maknawi ialah kebalikan dari amil lafdzi tadi.

Contoh :

زَيْدٌ قَائِمٌ = Zaid berdiri

Yang menjadi contoh mubtadanya adalah kata zaid, dimana i’rabnya dirafa’kan dengan ibtida (permulaan), dan tanda rafa’nya adalah dhammah karena isim mufrad, Lihat : Lafadz Yang Dirafa’kan Menggunakan Dhammah, Sedangkan lafadz قَئِمٌ ia menjadi khabarnya.

Pembagian Mubtada

Mubatada terbagi menjadi dua bagian yaitu mubtada isim zhahir dan mubtada isim dhamir. Untuk penjelasan isim zhahir sudah dijelaskan pada materi sebelumnya pada bab fa’il.

Contoh

زَيْدٌ قَائِمٌ = Zaid berdiri

Kata zaid adalah isim zhahir (nampak wujudnya).

Sedangkan mubtada isim dhamir adalah mubtada yang terdiri atas isim dhamir yang jumlahnya ada 12, yaitu :

اَنَا – نَحْنُ – اَنْتَ – اَنْتِ – اَنْتُمَا – اَنْتُمْ – اَنْتُنَّ – هُوَ – هِىَ – هُمَا – هُمْ – هُنَّ

Contoh :

اَنَا قَئِمٌ = Saya berdiri
نَحْنُ قَئِمُوْنَ = Kita berdiri

Posting Komentar untuk "Mubtada Khobar : Pengertian, Pembagian dan Contohnya "